Desain Pelaksanaan Program Keahlian Ganda

Program Keahlian Gandamerupakan program yang dirancang untuk memenuhi kekurangan guru produktif di SMK. Pemberian kewenangan mengajar guru yang mengampu mata pelajaran tertentu menjadi guru produktif SMK pada paket keahlian tertentu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor teknis, persyaratan, dan faktor-faktor lain yang relevan. Untuk memenuhi persyaratan profesional sebagai guru yang mengampu suatu mata pelajaran atau kompetensi keahlian tertentu maka sebelum menjalankan tugasnya yang baru, guru tersebut harus mengikuti tahapan pelatihan dengan pola On-In-On-In Service Trainingyang sesuai dengan paket keahlian baru yang akan diampunya, sertifikasi keahlian, dan sertifikasi pendidik.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan desain Program Keahlian Ganda adalah sebagai berikut.

  1. Waktu
  2. Biaya
  3. Sarana dan prasana
  4. Potensi sumber daya
  5. Kualitas kompetensi

Dengan mempertimbangkan beberapa hal tersebut, maka desain pelaksanaan Program Keahlian Ganda dilaksanakan selama 12 bulan melalui beberapa tahapan yaitu:
1.  belajar mandiri terbimbing yang dilaksanakan di SMK sekolah tempat guru mengajar(On-Service Training),
2.   pendidikan dan pelatihan (In-Service Training),
3.  magang kerja di dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), dan
4.  diakhiri dengan sertifikasi keahlian di LSP dan sertifikasi guru dalam jabatan melalui PLPG .

Desain Program Keahlian Ganda dengan menggunakan sistem berlapis (sandwich system) On-In-On- training digambarkan sebagai berikut:


Desain Program Keahlian Ganda untuk memenuhi Guru Produktif di SMK

Dari gambar di atas terdapat4 (empat) tahapan kegiatan utama yang harus diikuti peserta Program Keahlian Ganda dalam satu siklus diklat dengan pola berjenjang On-In-On-In sebelum guru sasaran mengikuti magang, sertifikasi pendidik dan sertifikasi keahlian.

Secara detail setiap tahapan proses Program Keahlian Ganda dijelaskan sebagai berikut.

Aktivitas Kegiatan pada Program Keahlian Ganda

Proses Durasi, JP, modul Aktivitas Tugas Evaluasi
On-1 –   3bulan

–   350 JP

–   3 Modul

–   Dilaksanakan dengan moda dalam jaringan (daring)

–   Belajar mandiri terbimbing di sekolah asal atau di sekolah tempat magang

–   Dibimbing dan dinilai oleh guru pendamping

–   Menyusun rencana pembelajaran untuk 3 modul

–   Menyusun jurnal

–   Menyelesaikan3 tugas proyek (project work)

–   Penilaian tugas

–   Tes akhir modul ke-1 s.d ke-3

 

In-1 –   2bulan

–   476 JP

–   4 Modul

–   Dilaksanakan dengan moda tatap muka

–   Mengikuti pelatihan pendalaman materi produktif (teori dan praktik) 4 modul

–   Refleksi dan pendalaman 3 modul ON-1

–   Penyusunan perangkat pembelajaran

–   Kunjungan industri

–   Menyusun perangkat pembelajaran

–   Tugas lainnya sebagaimana  diminta dalam pembelajaran modul

–   Praktik mengajar (Peer teaching)

–   Uji keterampilan sesuai paket keahlian

–   Tes akhir modul ke-4 s.d ke-7

On-2 –   3 bulan

–   350 JP

–   2 Modul

–   Dilaksanakan dengan moda daring

–   Mengajar materiproduktif disekolah asal/sekolah tempat magang

–   Praktik kerja industri

–   Belajar mandiri terbimbing (teoridanpraktik)bersama guru pendamping

–   Menyusun rencana pembelajaran untuk 2 modul

–   Menyusun jurnal

–   Menyelesaikan2 tugas proyek (project work)

 

–   Penilaian tugas

–   Tes akhir modul ke-8 dan 9

–   Praktik mengajar (real teaching)

In-2 –   1bulan

–   238 JP

–   1 Modul

–   Dilaksanakan dengan moda tatap muka

–   Mengikuti pelatihan pendalaman materi produktif (teori dan praktik) 1 modul

–   Mengikuti penjelasan narasumber industri/PT

–   Refleksi dan pendalaman 1 modul ON-2

–   Penguatan kompetensi keahlian

–   Membuat rencana pembelajaran

–   Menyusun perangkat pembelajaran

–   Menyusun laporan akhir

–   Uji keterampilan sesuai paket keahlian

–   Tes akhir modul ke-10

 

Sertifikasi Keahlian –   104 JP –   Mengikuti penguatan dan sertifikasi kompetensi keahlian   –   Uji sertifikasi keahlian
Magang Kerja –   2Bulan –   magang kerja di dunia usaha dan dunia industri –   Menyusun jurnal

–   Menyusun laporan

–   Penilaian oleh Fasilitator
Sertifikasi Guru –   10 hari –   Mengikuti PLPG di perguruan tinggi

 

–   Menyusun perangkat pembelajaran –   Peer teaching

–   Tes tulis

–   UKG

Sasaran Program Keahlian Ganda

Sasaran total jumlah guru yang akan mengikuti Program Keahlian Gandaadalah 30.000 guru yang dibagi ke dalam 2 (dua) tahapan pelaksanaan, tahun 2016 sejumlah 15.000 orang dan 2017 sejumlah 15.000 orang.

Sasaran paket keahlian yang menjadi tujuan Program Keahlian Ganda adalah 51 paket keahlian yang dikelompokkan ke dalam bidang maritim/kelautan, pertanian, ekonomi kreatif, dan pariwisata, serta teknologi dan rekayasa, sebagaimana tabel berikut.

Daftar Paket Keahlian Sasaran Program Keahlian Ganda

No Kelompok Keahlian Paket Keahlian
1 Maritim/kelautan 1.         Agribisnis Perikanan

2.         Budidaya Rumput Laut

3.         Nautika Kapal Niaga

4.         Nautika Kapal Penangkap Ikan

5.         Teknika Kapal Niaga

6.         Teknika Kapal Penangkap Ikan

2 Pertanian 7.         Agribisnis Aneka Ternak

8.         Agribisnis Perbenihan dan Kultur Jaringan Tanaman

9.         Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

10.     Agribisnis Tanaman Perkebunan

11.     Agribisnis Ternak Ruminansia

12.     Agribisnis Ternak Unggas

13.     Agribisnis Perikanan

14.     Kehutanan

15.     Kesehatan Hewan

16.     Mekanisasi Pertanian

17.     Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan

18.     Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

3 Ekonomi Kreatif 19.     Animasi

20.     Desain dan Produksi Kriya Kayu

21.     Desain dan Produksi Kriya Keramik

22.     Desain dan Produksi Kriya Kulit

23.     Desain dan Produksi Kriya Logam

24.     Desain dan Produksi Kriya Tekstil

25.     Desain Komunikasi Visual

26.     Multimedia

27.     Seni Karawitan

28.     Seni Musik Klasik

29.     Seni Musik Non Klasik

30.     Seni Tari

31.     Teknik Produksi & Penyiaran Program Radio & Pertelevisian

4 Pariwisata 32.     Akomodasi Perhotelan

33.     Jasa Boga

34.     Tata Kecantikan Kulit

35.     Tata Kecantikan Rambut

36.     Usaha Perjalanan Wisata

5 Teknologi dan Rekayasa 37.     Rekayasa Perangkat Lunak

38.     Teknik Audio Video

39.     Teknik Elektronika Industri

40.     Teknik Instalasi Tenaga Listrik

41.     Teknik Kendaraan Ringan

42.     Teknik Komputer Jaringan

43.     Teknik Mekatronika

44.     Teknik Otomasi Industri

45.     Teknik Ototronik

46.     Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri

47.     Teknik Pemesinan

48.     Teknik Pendinginan dan Tata Udara

49.     Teknik Pengelasan

50.     Teknik Perbaikan Bodi

51.     Teknik Sepeda Motor

 

Prinsip Program Keahlian Ganda

Program Keahlian Ganda bagi Guru SMK/SMA menjadi guru produktif SMK dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini:

Efektif dan Efisien
Dalam jangka pendek Program Keahlian Ganda ini efektif dan efisien untuk mengatasi kekurangan guru produktif SMK. Peningkatan kompetensi guru yang dilakukan secara intensif dengan pola On- dan In-Service Training disertai magang dan diakhiri dengan sertifikasi pendidik dan sertifikasi keahlian akan menghasilkan guru yang memiliki kompetensi pada paket keahlian tertentu. Melalui strategi ini, guru produktif tertentu yang dibutuhkan akan terpenuhi dalam waktu yang lebih cepat.

Kolaboratif (Resource Sharing)
Sesuai dengan amanat Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia, pelaksanaan Program Keahlian Ganda perlu kerja sama antara lembaga pemerintah dan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI). Peningkatan kompetensi guru sasaran yang dilakukan melalui pola On- dan In-Service Training serta magang melibatkan fasilitator yang berasal dari PPPPTK, LP3TK KPTK, dan DU/DI (Resource Sharing). Sedangkan sertifikasi pendidik dilaksanakan oleh LPTK dan sertifikasi keahlian dilaksanakan oleh LSP. Dengan keterlibatan semua pihak dalam Program Keahlian Gandaini diharapkan dapat dihasilkan guru produktif SMK yang profesional dan memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan.

Pemberdayaan SDM
Program ini mengoptimalkan tugas dan fungsi guru melalui pemberdayaan guru normatif,adaptif dan produktif di SMK, dan guru mata pelajaran tertentu diSMA yang belum memenuhi kewajiban minimum 24 jam tatap muka per minggu. Tidak terpenuhinya jumlah jam tatap muka minimum bagi guru-guru tersebut dapat disebabkan hal-hal berikut.

  1. Guru mata pelajaran IPA, IPS, Kewirausahaan, dan KKPI di SMK tidak memiliki jam mengajar akibat implementasi Kurikulum 2013.
  2. Guru produktif tertentu jumlahnya berlebih karena perubahan spektrumatau penutupan paket keahlian tertentu.
  3. Penempatan guru yang tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Berorientasi pada Kualitas
Pemberian kewenangan mengajar guru melalui Program Keahlian Gandatetap mempertimbangkan kualitas guru yang dihasilkan, yaitu guru yang memiliki kompetensi sebagai guru produktif yang dibutuhkan. Guru dapat menetapkan paket keahlian sebagai tambahan kewenangan mengajarnya dengan beberapa alternatif pilihan sesuai latar belakang pendidikannya. Contoh pemilihan paket keahlian produktif adalah sebagai berikut.

Guru mata pelajaran adaptif dan normatif SMA dan SMK menjadi guru produktif SMK yang relevan, misalnya:

  • Guru mata pelajaran Kewirausahaan menjadi guru paket keahlian Pemasaran pada Program Keahlian Tata Niaga.
  • Guru mata pelajaran Fisika menjadi guru pada paket keahlian Teknik Audio Video pada program keahlian Teknik Elektronika.

Guru produktif menjadi guru produktif pada pada paket keahlian lain dalam program keahlian yang berbeda tetapi dalam bidang keahlian yang sama tetapi masih relevan. Hal ini berdasarkan Kompetensi Kejuruan yang memiliki banyak kesamaan (berdasarkan SK-KD/SKKNI), misalnya:

  • Guru paket keahlian Teknik Otomasi Industri pada program keahlian Teknik Ketenagalistrikan ke paket keahlian Teknik Elektronika Industri pada program keahlian Teknik Elektronika.
  • Guru paket keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian yang berasal dari program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikananmenjadi guru paket keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar pada program keahlian Agribisnis Perikanan.

Tidak memaksa
Guru yang teridentifikasi sebagai guru mata pelajaran dengan kategori berlebih memiliki kebebasan untuk tidak mengikuti Program Keahlian Ganda. Oleh karena itu, pada saat pendaftaran guru calon peserta harus mengisi kolom kesediaan mengikuti Program Keahlian Ganda.

Sesuai Minat dan Bakat
Peserta Program Keahlian Ganda diberi kebebasan untuk memilih paket keahlian baru sesuai dengan minat dan bakatnya. Sebelum mengikuti Program Keahlian Ganda, guru calon peserta harus mengikuti pengenalan kompetensi guru produktif untuk memastikan bahwa calon guru tersebut berminat atau tidak. Khusus untuk paket keahlian seni dan budaya tertentu dilakukan tes bakat.